Berita >> “Kearifan Lokal dalam Upacara Petik Laut Desa Dringu”

“Kearifan Lokal dalam Upacara Petik Laut Desa Dringu”

4 bulan yang lalu | admin | Dibaca 101 Kali
Gambar Andalan

Tradisi Petik Laut Desa Dringu Kembali Semarak, Warga Padati Pantai pada 6 Agustus 2025

Dringu – Suasana Pantai Dringu tampak meriah pada Rabu, 6 Agustus 2025, ketika ribuan warga berkumpul untuk mengikuti rangkaian upacara adat Petik Laut, tradisi tahunan yang selalu dinantikan masyarakat pesisir. Acara budaya tersebut berlangsung hikmat sekaligus meriah, menjadi wujud rasa syukur nelayan Desa Dringu atas rezeki laut yang melimpah.

Sejak pagi, warga bersama kelompok nelayan sudah memadati area pantai. Aroma dupa dan taburan bunga mengiringi prosesi doa bersama yang dipimpin oleh tokoh masyarakat dan sesepuh desa. Sebuah sesajen berisi hasil bumi dan hasil laut ditata rapi ke dalam perahu sesaji sebagai simbol harapan keselamatan selama melaut.

Kepala Desa Dringu menyampaikan bahwa Petik Laut bukan sekadar ritual, tetapi juga warisan budaya yang terus dijaga.
“Tradisi ini merupakan bentuk rasa syukur sekaligus permohonan keselamatan bagi para nelayan. Kami bangga masyarakat masih menjaga kebersamaan dalam pelaksanaan Petik Laut tahun ini,” ujarnya.

Usai prosesi doa, perahu sesaji kemudian diarak menuju tengah laut dengan iring-iringan perahu nelayan. Suasana semakin semarak ketika grup seni lokal tampil membawakan musik tradisional, membuat pantai dipenuhi sorak-sorai dan antusiasme pengunjung.

Selain ritual inti, warga juga menikmati berbagai hiburan rakyat, stand UMKM, dan kegiatan seni budaya yang digelar di sekitar lokasi acara. Banyak pengunjung dari luar desa datang untuk menyaksikan keunikan tradisi tahunan ini.

Pemerintah Desa Dringu berharap Petik Laut terus menjadi daya tarik budaya yang mampu mempererat persaudaraan antarwarga serta melestarikan kearifan lokal pesisir. Acara pun ditutup dengan penuh sukacita, meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh peserta.

Kesenian

Komentar


Tinggalkan Komentar :